Welcome to HD Website      
Back to main page
  Equity Research Weekly Market Outlook
Weekly Market Outlook 19-09-2016
Banteng kembali berkuasa di pasar
 
IHSG bertahan: Aksi penjualan pelaku pasar dari kaum beruang akibat volatilitas regional telah  dilawan oleh pengikut kaum banteng yang melakukan pembelian cukup aggresiff di saham big cap index drivers dan lapis dua pilihan telah membuat IHSG kembali mental dari low 5.140 dan rebound mendekati resistance lama 5.310 sehingga skenario untuk koreksi berlanjut tidak terjadi. Kami rekomen untuk akumulasi melihat bahwa trend medium term IHSG masih relatif positif dengan perlambatan sideways dan menghilangkan momentum penurunan untuk menghindari potensi terjadinya trend medium term negative ke 4.900.
 
Bargain hunting dimulai: Kami melihat koreksi IHSG dari high setahun terakhir di 5.470 kemarin telah membuat banyak saham big cap index dan lapis dua menarik untuk di akumulasi dengan skenario IHSG akan breakout dari konsolidasi 5.100-5.200 menuju target resistance psikologis berikutnya di 5.400.
 

Stock picks & 1-week targets: (BUY: ASII, BBNI , GJTL, TLKM)


1. Astra International (ASII)  (BUY) (Trading target: Rp.8.550-8.750) 

Entry buy (1) Rp.8.125, Entry buy (2) Rp.8.075, Cut loss point: Rp.7.975

 

2. Bank BNI  (BBNI) (BUY) (Trading target: Rp.5.950)

Entry (1) Rp.5.525, Entry (2) Rp.5.425, Cut-loss point: Rp.5.325

 

3. Gajah Tunggal (GJTL) (BUY) (Trading target Rp.1.615-1.645)

Entry: (1) Rp.1.510, Entry (2) Rp.1.490, Cut loss point Rp.1.470

 

4. Telekomunikasi (TLKM) (BUY): (Trading target Rp.4.350-4.350) 

Entry: (1) Rp.4.170, Entry (2) Rp.4.120, Cut loss point Rp.4.040

 

 (Disclaimer on) Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor.

 

(Disclaimer on) This document has been prepared by PT.KGI Sekuritas Indonesia.  The information has been compiled from public source, which we believe to be reliable but no representation or warranty, express or implied is made as to accuracy, completeness or fairness of the information and opinions contained in this document. Information and opinion contained herein are used to assist recipients, but are not to be relied upon as authoritative or taken in substitution for the exercise of judgment by any recipients as of this date. Any opinion and expressed in this report are subject to change without notice and PT. KGI Sekuritas Indonesia is not under obligation to update or keep current the information contained herein. This report is not, and should not be construed as, an offer or solicitation to buy or to sell any securities. PT. KGI Sekuritas Indonesia accepts no liabilities whatsoever for any direct, indirect or consequential loss or damage suffered by any person as a result of relying on any statement or omission in any information contained in this report. No part of this report may be produced, distributed or published without the written permission of PT. KGI Sekuritas Indonesia. All rights reserved

 

 Yuganur Wijanarko Senior Research (yuganur.wijanarko@kgi.com)

©2012-2019 - PT. Himalaya Energi Perkasa Tbk. - All rights reserved