Welcome to HD Website      
Back to main page
  Equity eLearning
Apa itu analisa teknikal?

 

Analisa Teknikal

  • Merupakan suatu teknik analisa yang dikenal dalam dunia keuangan yang digunakan untuk memprediksi trend suatu harga saham dengan cara mempelajari data pasar yang lampau, terutama pergerakan tren harga dan volume serta keadaan jenuh beli atau jual (overbought dan oversold) mengunakan beberapa indicator computer.

 

  • Ide utamanya adalah menggunakan data-data pergerakan harga dari waktu yang lalu untuk menentukan kemana harga pergerakan harga selanjutnya. Hal yang terpenting dari analisis teknikal adalah bagaimana analisis tersebut mampu mengenali trend atau keadaan pasar (overbought oversold) sedini mungkin.

 

  • Didalam analisa teknikal ini sendiri, konsep analisa yang di gunakan yaitu dengan memanfaatkan pola pergerakan index dari sejarah atau data yang telah ada sebelumnya dimana dapat dilihat kecenderungannya di waktu akan datang

 

  • Analisa teknikal dikenal secara luas di antara para pedagang saham (atau dikenal dengan sebutan "trader") dan para profesional dibidang keuangan, namun dalam dunia akademis dianggap sebagai pseudosains[2] or "voodoo finance;"

 

Berikut ini beberapa asumsi yang dipakai dalam analisa teknikal antara lain:

  • Harga yang terbentuk dipasar merupakan refleksi dari seluruh faktor yang ada di pasar.

 

  • Trader analisa teknikal hanya perduli pada apa yang terjadi dengan harga yaitu jika permintaan meningkat dan penawaran menurun atau tetap, maka harga akan naik, begitu juga sebaliknya, mereka tidak peduli dengan kenaikan inflasi atau lain hal sebagainya, karena semua itu sudah tercermin di harga.

 

  • History repeats itself: Trader yang mengunakan analisa teknikal percaya bahwa perilaku investor dimasa lalu terjadi secara berulang ulang dan dapat digunakan sebgai acuan dalam memprediksi prilaku dimasa yang akan datang.

 

  • Price move in trends: Para analis dan trader teknikal tidak berkeyakinan bahwa pergerakan harga adalah acak dan tidak dapat diprediksi karena harga akan bergerak dalam suatu arah (trend) tertentu dan akan berlanjut beberapa saat.

 

  • Support dan resistance yang ditentukan oleh pembeli dan penjual di pasar

 

 

Konsep support dan resistance dalam analisa teknikal:

  • Support dan resistance adalah konsep yang sering digunakan dalam kegiatan trading. Setiap orang memiliki pemikiran masing-masing untuk menentukan support dan resistance.

 

 

Konsep trendline (garis tren) dalam analisa teknikal:

  • Garis tren yang atau dalam bahasa forex nya sering disebut denganTrendLine, adalah merupakan bentuk paling umum dandasar dari analisa teknikal. Dimana dengan trendline ini bisa memberikan sinyalreversal, retracement, jual/beli.

  • Garis UpTrend/Bullish: Garis ditarik sepanjang titik/area support(lembah), yang berarti di bagian bawah pergerakan harga(chart) Kedua Garis DownTrend/Bearish

 

  • Garis ditarik sepanjang titik/area resistance(puncak), yang berarti di bagian atas pergerakan harga(chart)

 

Alat yang dipakai untuk membaca tren dalam analisa teknikal (Moving Average atau MA)

  • Moving Average atau MA merupakan metode paling sederhana dan yang paling banyak digunakan dalam menganalisa suatu pergerakan mata uang.

 

  • Moving Average pertama kali digunakan oleh kru penembak anti pesawat Ingriss pada perang dunia kedua (1941) untuk memperbaiki taktik menembak pesawat Nazi di malam hari.

 

  • Secara sederhana untuk menganalisa dengan menggunakan MA yaitu dengan melihat titik temu garis MA dengan harga index. apabila garis MA diatas garis index maka trend tersebut turun dan begitu juga sebaliknya bila garis MA di bawah garis index maka tren akan segera naik.

 

Alat yang dipakai untuk membaca keadaan overbought dan oversold dalam analisa teknikal (Stochastic Oscillator)

  • Stockhastic Oscillator merupakan indicator teknikal yang di temukan oleh George C. Lane, yang sangat populer dan digunakan secara luas oleh trader dan investor dalam hampir seluruh instrument keuangan dunia. Indikator ini berfungsi untuk membantu menentukan level Over-bought dan oversold.

 

  • Overbought dan oversold memiliki arti bahwa market telah bergerak terlalu jauh dan terlalu cepat, sehingga membutuhkan koreksi kebawah ataupun rally keatas dalam waktu dekat.
©2012-2014 - PT. HD Capital Tbk. - All rights reserved